01 Agustus, 2016

Mempertahankan Bangunan Bersejarah di Indonesia

Gareja di Semarang 1753

Bangunan Bersejarah

Bangunan di Indonesia sebelum tahun 70 an menggunakan Gamping sebagai pengikat dengan pasir atau bata atau genteng yang dihancurkan. Pasangan Bata, Plester, Acian dan Pasangan Keramik harus lebih flexibel dan tidak mudah retak dan lepas.

Kiln untuk Gamping
Gamping reaksi dengan air
Gamping terbuat dari batu kapur (CaCO3)yang dipanaskan sampai 900°C selama 4 hari sehingga materialnya dapat membentuk reaksi yang cepat apabila dicampurkan dengan air selama 2 minggu, setelah itu siap digunakan untuk campuran pasir dan pecahan bata atau genteng. Bangunan bersejarah mudah dalam perawatan dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama Bangunan tersebut secara regular di cat dan apabila terjadi kebocoran harus cepat diperbaiki.

Limestone  Arch
Perbaikan bangunan bersejarah sebaiknya ditangani oleh tukang yang profesional yang mengerti material dan cara aplikasi yang tepat.  Umumnya ada konsultan khusus untuk mengawasi pekerjaan ini untuk memastikan pekerjaan akan dilakukan tepat. Hal ini memang tidak mudah untuk membangun dan memperbaiki bangunan persis sama dengan karya aslinya,  tetapi mereka harus memastikan hasil perbaikannya dapat bertahan lama dengan menggunakan bahan yang tersedia di Indonesia.

Banyak bangunan tua telah diperbaiki menggunakan campuran semen berkekuatan tinggi dan hanya semen saja untuk aplikasi aciannya sedangkan bahan bangunan tua lebih fleksibel, maka bahan perbaikan juga harus sesuai mempunyai karakteristik yang sama.

Plester/Acian Sebelum Semen
Batu Bata 
Perbaikan tembok harus menggunakan batu bata berkekuatan yang sama dan pasangannya menggunakan gamping ditambah pasir. Jika material tersebut tidak tersedia bisa menggunakan mortar kandungan semen rendah ditambah dengan aditif (Pembantu Semen) yang akan membantu ikatan dan fleksibilitas. Campuran 1:7 sampai 1:9 menggunakan pasir yang kadar lumpurnya rendah untuk menghindari muai dan susut.

Plester 
Perbaikan Plester harus menggunakan bahan yang sama dengan Pasangan bata tetapi dengan campuran sedikit lebih kuat hingga 1:6. Pastikan setiap plester dan acian yang kosong atau rusak di lepas/ buang sebelum memperbaiki plester.
Perbaiki Salah dengan Semen Acian

Acian
Jangan pernah menggunakan semen murni untuk memperbaiki acian. foto di sini menunjukkan bahwa perbaikan dengan semen akan terlalu kuat ,tidak fleksibel mudah retak dan aciannya lepas dan bahkan terjadi pula pada plester.

Jika tidak menggunakan material Gamping, material yang digunakan harus produk yang mempunyai kandungan semen rendah seperti TR-30 Acian Putih. Produk tersebut akan membentuk ikatan yang baik dengan plester lama dan cukup fleksibel dalam mengikuti setiap pergerakan bangunan.

Rumah Belandah - Magelang
Metode lama dalam pengecatan menggunakan Gamping, akan tetapi tidak tahan air seperti cat modern. Tradisi itu untuk mengecat rumah setiap tahun dengan warna putih atau kadang-kadang ditambahkan sedikit pewarna untuk memberikan warna krem atau pastel.

Pengecatan menggunakan cat akrilik modern bisa dilakukan dengan menggunakan type cat “breathable” atau bernapas untuk memungkinkan setiap uap air keluar dari dinding. Jangan menggunakan cat berbasis minyak atau pelapis cat “not breathable” yang akan menyebabkan kelembaban di bawah cat atau aciannya.

Kita ingin bangunan tua dapat bertahan lebih lama sehingga yang terbaik adalah meminta pendapat konsultan atau ahli bangunan yang bepengalaman. 

Keramik dari 1750
Keramik 
Pemasangan Ubin keramik lama di dinding dan lantai juga menggunakan gamping dalam campurannya yang ditambahkan dengan pasir halus. untuk memperbaikinya harus menggunakan material yang setara atau menggunakan produk mortar yang fleksibel dan tidak mudah lepas atau retak.
Jangan mengisi celah nat hanya menggunakan semen tetapi gunakan produk yang lebih fleksibel yang tidak akan merusak ubin.

02 Mei, 2016

Kualitas Terbaik

“Kunci untuk mendapatkan hasil yang berkualitas dimulai dengan perencanaan dan pengawasan yang baik. Ketika saya melihat proyek yang berkualitas selalu ada manajer yang baik dalam mengontrol kualitas.”



Kualitas Terbaik 
Kadar box listrik sama dengan Acian Putih dan conduit dalam bata.
Perencanaan dan Pengawasan

Bangunan yang berkualitas merupakan proses yang menghubungkan pekerjaan dalam urutan yang benar. Pekerjaan harus dilakukan dengan benar sehingga tahap berikutnya juga dapat melanjutkan dengan baik. Daftar ini jauh dari lengkap tetapi dapat dijadikan panduan pada beberapa masalah yang umum terjadi:

1. Bata harus harus dipasang lurus dengan kolom praktis terikat pada bata dan beton diatas dan dibawah. Jika tembok tidak lurus plester akan terlalu tebal.
2. Semua saluran listrik, kotak saklar dan A/C harus dipotong masuk ke dalam bata/bata ringan dan diisi dengan bahan plester.    
 “SEBELUM PLESTER DINDINGNYA”


Kualitas Kurang Baik
Saluran  konduit harus dipotong pada batu bata.
Hal ini dapat menyebabkan retak pada plester
 dan acian dinding luar ini harus memiliki Kolum Praktis.
Di atas pintu seharusnya ada balok beton.



3. Bangunan bertingkat harus memiliki kolom struktural dan balok. Pasangan bata harus memiliki Kolum Praktis mengikat pada beton diatas dan dibawah. 4. Aduk homogen dengan pasir baik dan perbandingan betul. Lebih baik dengan molen.




 Kualitas Terbaik 
Proyek ini ada Hasil Terbaik  untuk Pasangan dan Plester
Campuran dua jenis pasir, 1 kasar dan 1 halus
Pasangan Bata Perbanding 1 semen : 6 Pasir
Plester Perbanding 1 Semen: 4 Pasir


5. Plaster seharusnya memiliki ketebalan 15mm untuk bata merah dan 10mm untuk Bata Ringan.
6. Pintu dan jendela harus dipasang sebelum Plester agar memudahkan dalam hal perataan.
7. Sebelum aplikasi Acian atap harus dipasang dan plester luar sudah dikerjakan.


Kualitas Terbaik 
Kusen jendela dan pintu sudah terpasang.
Atap sudah terpasang.
Rangka untuk plafond terpasang diatas plester.
Plester rata dan sudah kering >2minggu.
Tali air terpotong ke  kusen pintu.

8. Pasang besi frame buat atap pada plaster sebelum acian dan bersihkan lantai kerja sebelum aplikasi acian.
9. Aplikasikan TR-30 Acian Putih ketika dinding plaster sudah kering setidaknya 2 minggu. Kandungan air pada dinding harus minimal/kering dan stabil sebelum aplikasi acian.
10. Buatlah alur "Tali Air" di sekitar pintu atau yang bergabung antara beton/baja/kayu dan dinding bata.
11. Tali Air harus membentuk alur 5mm di Acian Putih untuk memungkinkan retak atau celah-celah yang terjadi karena pergerakan bahan yang berbeda.
12. Acian putih harus diaplikasikan dengan ketebalan 1-3 mm khusus pada sudutan  harus diperhatikan, plesteran sudut harus lurus dan lancip agar acian tidak terlalu tebal pada ujungnya.

Kualitas Kurang Baik
Saluran konduit harus sudah terpasang  sebelum Plester.
Resiko retak dan tidak rata
Konduit yang ditutup dengan Acian semen biasa hasilnya tidak rata dan akan retak.
Rangka untuk Plafond atap harus dipasang sebelum Acian Putih.


13. Pasangan bata dan plester harus memiliki jarak 10mm dibawah balok beton untuk mengantisipasi pergerakan pada bangunan bertingkat. Boleh isi dengan material lemah. contoh styrofoam atau karet.

Harus ada Jarak 10mm dibawah balok
Jarak isi dengan styrofoam




Kualitas Kurang Baik
Dinding yang terbuka (belum ada atap) terkena hujan dan matahari langsung bisa menyerap air ke dalam dinding. Air dalam dinding yang  keluar akan membuat retak dalam Acian. 
Dinding yang terbuka harus ada “waterproofing”.  Aditif  Waterproofing lebih baik dicampurkan kedalam Acian Putih dan pembuatan profilan bisa menggunakan Acian Putih ditambah aditif waterproofing.


01 Maret, 2016

Mortar is Green

Banyak proyek sekarang berpindah dari tradisional menggunakan semen dan pasir saja ke mortar,
Keuntungan yang didapat bukan hanya dari segi kualitas tetapi mortar lebih baik untuk menjaga lingkungan kita.


“Mortar adalah Hijau”




Negara-negara maju seperti Eropa dan Amerika Serikat sudah mengevaluasi secara terperinci untuk  mendapatkan  penghematan 5% dalam kontruksi dikarenakan faktor Lingkungan hidup. Di Indonesia kita dapat mencapai 40 - 50% penghematan dalam “Environmental Footprint” hanya dengan menggunakan Mortar.


Faktor utama dalam evaluasi adalah:
Kualitas
Tahan Lama
Polusi
Pemakaian bahan dan Aplikasi
Kesehatan  Tukang
Pendidikan / Training Pekerja

Biaya Jangka Panjang


Kualitas
Produk Mortar akan memberikan kualitas yang lebih tinggi daripada aplikasi tradisional pasir dan semen saja  Dinding yang lebih akurat dan rata, hasil akhir halus, kekuatan ikatan yang lebih tinggi, produk jadi yang lebih fleksibel, menghasilkan dinding yang lebih baik setelah dicat atau wallpaper dinding.

Mesquita, Spain 987AD
Tahan lama

Banyak bangunan tua Eropa bertahan ribuan tahun karena kualitas yang baik dari bahan bangunan dan metode konstruksi yang digunakan. Metode konstruksi di Indonesia dalam 50 tahun terakhir ini banyak berkurang kualitas material dan pengerjaannya banyak bangunan  dan rumah tua tidak tahan lama. Sebagian besar perumahan bertahan (sebelum renovasi) hanya 10 sampai 20 tahun (dalam kondisi normal)

Kualitas Renda
Produk Mortar yang berkualitas baik mengandung tambahan  bahan kimia untuk membantu reaksi semen dengan pasir atau kapur untuk menahan air dan mengurangi penyusutan . Sebuah rumah yang dibangun dengan baik dengan menggunakan mortar dapat lebih tahan lama 50 sampai 100 tahun (dalam kondisi normal)

Polusi
Pencampuran dilokasi proyek sering menjadi masalah di kota-kota di mana kontraktor menggunakan jalan dan tempat umum sebagai bagian dari penyimpanan bahan mereka . Pasir dapat terbawa air ke menuju pipa saluran dan debu semen dapat tertiup angin hal diatas menyebabkan polusi dan mampetnya saluran. 

Produk Mortar yang dikemas dalam kantong  dapat mengurangi risiko polusi dari proyek. 

Traditional Lebih Tebal
Mortar Lebih Tipis





















Bahan Baku dan Aplikasi
Salah satu manfaat terbesar dari mortar adalah mengurangi ketebalan hasil aplikasi. Ketebalan plester di Indonesia menggunakan metode tradisional dapat mencapai ketebalan 30 mm apabila menggunakan produk mortar ketebalannya dapat dikurangi menjadi  10 mm - 15 mm saja.  Acian Semen biasanya dapat mencapai ketebalan 3mm - 4mm dan acian Mortar akan 1.5 mm - 3 mm. Waktu aplikasi jauh lebih cepat menggunakan mortar.


Kesehatan Tukang
Penurunan ketebalan dan kemudahan bekerja memberi arti Tukang dapat menyelesaikan pekerjaan yang sama dengan waktu yang lebih cepat dan usaha lebih sedikit.

Menggunakan TR-30 Acian Putih juga akan mencegah kerusakan tangan tukang yang sering mereka dapatkan apabila menggunakan acian semen biasa. Semen murni mempunyai alkali yang lebih tinggi yang dapat membakar jari pekerja selama proses aplikasi. Menggunakan mortar adalah acian premixed yang tidak memiliki efek alkali tinggi merusak tangan. 

Training Tukang
Indonesia tidak memiliki program pendidikan terstruktur dan bersertifikat untuk Tukang semen tetapi sebagian besar perusahaan mortar  banyak membuat training yang mereupakan bagian dari strategi pasar mereka juga. Tukang diberikan pengenalan terhadap produk baru agar lebih mengerti bagaimana cara aplikasinya, bagaimana cara penggunaannya sehingga menghasilkan kualitas yang lebih baik dan tahan lama.

Biaya Jangka Panjang
Banyak faktor yang dimasukkan ke dalam perhitungan biaya jangka panjang . Menggunakan pasir murah berkualitas rendah mungkin tampak seperti keuntungan untuk kontraktor dan pemilik rumah tetapi ketika retak plester atau struktur yang mudah rusak oleh gempa maka biaya jangka panjang akan lebih.
Sebuah rumah yang seharusnya bertahan 50 tahun mungkin perlu renovasi total setelah 5 tahun!

TR - 30 acian Putih menjadi pilihan yang sempurna untuk kontraktor dan pemilik rumah karena kualitas dan waktu pemanfaatannya langsung dirasakan , dengan biaya awal yang lebih murah dibandingkan dengan acian Semen biasa. 
Jadi, Pastikan Pilih TR-30 Acian Putih, 
solusi lingkungan yang sempurna.

Pasti Tidak Tahan Lamah
Pasti Tidak Tahan Lama


11 Januari, 2016

Pelatihan Tukang



Kualitas bangunan di Indonesia jauh lebih rendah dibandingkan negara-negara maju seperti Eropa, Amerika Serikat, Australia dan beberapa negara Asia.

Plaster dan acian sangat mudah  retak dan lepas,cat luntur dan menggembung, keramik retak dan lepas. Semua masalah diatas sering terjadi dan dapat dihindari, akan tetapi di indonesia tidak ada sistim yang tepat untuk standar pada bangunan, inspeksi langsung dilapangan buat bangunan dan training program untuk tukang bangunannya.

Tukang bangunan dibeberapa negara mempunyai program training tukang dan tukang akan mendapat sertifikat keterampilan seperti tukang bata atau pasang keramik dibutuhkan pelatihan selama 2 tahun untuk medapatkan gelar tersebut, 4 tahun untuk tukang kayu dan 6 tahun untuk tukang pipa dan listrik.

Pelatihan Tukang di Australia
Semua pekerja bangunan yang terampil di Australia harus lulusan sekolah teknik khusus minimum antara 2 sampai 4 tahun. Selama waktu itu mereka dapat bekerja dengan pekerja berlisensi dan menghadiri sekolah untuk 1 hari dan 1 atau 2 malam. Mereka harus lulus tes praktis dan teori sebelum menerima lisensi untuk bekerja sendiri. Semua pekerjaan bangunan harus dilakukan oleh pekerja berlisensi/bersertifikat.

Tiga Roda telah aktif melatih Tukang bangunan selama bertahun-tahun dan memahami kebutuhan untuk program taining harus berjalan terus. Ini adalah pekerjaan besar untuk mendidik 2 juta Tukang di Indonesia dan kami masih terus melakukan pelatihan di seluruh daerah sampai saat ini.




Indocement juga telah bergabung dengan Dept Pekerjaan Umum (PU),  Politeknik seluruh Indonesia dalam program sertifikasi 4 hari untuk Tukang. Program ini disebut SETARA yang mencakup pelatihan bangunan umum, pengembangan pribadi dan pelatihan produk tertentu untuk aplikasi semen dan TR-30 Acian Putih. Peserta setiap pelatihan adalah  75-100 tukang bangunan dan akan mencakup seluruh wilayah Indonesia sampai 5 tahun ke depan.






























TR-30 Acian Putih Dalam dan Luar
Berdasarkan informasi pelanggan yang datang dari Bp Djae Ali di Kalimantan Tengah yang sangat senang dengan kualitas hasil aplikasi TR-30 Acian Putih dalam rumah barunya.
Hasilnya sudah halus dan tidak ada retak-retak  pada acian tersebut.
Dia ingin memastikan apabila aplikasi di luar juga akan sebagus hasil dalam rumah.

Saran untuk pengerjaan dinding luar, kita harus hati-hati dari cuaca panas matahari atau angin kencang yang dapat mempercepat pengeringan Acian Putih sebelum waktunya sehingga apabila kering, hasilnya berdebu halus dan abrasi. Untuk mencegah hal diatas sebaiknya sewaktu aplikasi diberikan penutup untuk mencegah matahari langsung dan melindungi dari hujan yang sewaktu waktu turun kemudian dalam beberapa jam. Pada dinding yang tidak ada atapnya sebaiknya ditambahkan 2-3 kg lem putih atau 1 kg bonding agent untuk pemakaian 40 kg TR-30 Acian Putih. Setelah itu dicat menggunakan cat luar yang berkualitas.

Sebaiknya sewaktu aplikasi digunakan Jika perlu memberikan beberapa penutup dari matahari selama aplikasi dan menghindari aplikasi terkena jika ada kemungkinan hujan dalam beberapa jam.
Untuk dinding terkena tanpa penutup atap kami sarankan waterproofing bagian atas dinding dengan mencampurkan 1-2 kg lem putih atau bonding agent dengan tas 1x40kg dari TR-30. Selesai dengan kualitas baik cat kelas eksternal.


02 September, 2015

Harga TR-30 Acian Putih vs Acian Semen


TR-30 Acian Putih Hemat 31% daripada Acian Semen
(Acian, Cat dan Ongkos)

Untuk material hanya TR-30 masih lebih murah daripada semen dan plamir. Hemat 15%

Pasti Pilih TR-30 Acian Putih

(Click untuk besar)



26 Agustus, 2015

Bangunan Sehat dan Aman Dengan Mortar

Produk mortar banyak memberikan keuntungan, lebih aman dan cepat dalam pekerjaan bangunan, selain itu memberikan efek lingkungan yang lebih sehat bagi orang yang tinggal dan bekerja di bangunan tersebut.

Bangunan Aman

Maksimal pekerjaan bata merah dalam sehari adalah 1.5 m yang mana adukan dapat saling mengikat dengan baik. Hal ini merupakan standar umum di banyak negara untuk mencegah dindingnya runtuh.

Adukan pasangan semen-pasir tradisional dilapangan tidak selalu mendapatkan hasil yang maksimal kuat menempel pada bata, dikarenakan konsistensi adukan, kualitas pasir dan tingginya daya serap dari bata. Hal tersebut mendatangkan resiko dinding mudah runtuh pada saat pengerjaan atau setelah selesai, dikarenakan pasangan bata tidak saling mengikat dengan baik.

Premixed Mortar dibuat secara konsisten menggunakan pasir berkualitas baik dan adanya tambahan aditif kimia untuk menambah daya ikat walau diatas bata merah yang mempunyai daya serap air tinggi.

Pasangan bata dengan pengadukan pasir - semen langsung di tempat (photo kiri) penyerapan air yang tinggi membuat ikatan menjadi lemah.

Pasangan bata menggunakan mortar (photo kanan) ikatan sangat kuat, adukan menempel baik pada bata. Pada photo terlihat bagian bata yang
pecah terangkat.












Produksi Mortar Pasangan bata dan Plester dicampur di pabrik dengan pasir berkualitas dan tambahan aditif untuk memastikan daya rekat yang baik pada batu bata.


 
Selain itu juga membuat lebih fleksibel lebih menahan pergerakan bangunan kecil, perubahan suhu, penyelesaian dan beban bangunan tanpa retak atau lepas, daripada pasangan dan plaster konvensional.

Kontraktor dan pemilik akan memiliki keyakinan tinggi ketika menggunakan mortar karena dinding akan tahan lama tanpa biaya pemeliharaan yang tinggi. Pekerja juga akan jauh lebih aman karena ikatan antar batu bata yang kuat dan kemungkinan runtuh kecil selama konstruksi.

Sebagian besar proyek di Indonesia yang dibangun dengan risiko keamanan tanpa peraturan atau kontrol. Dengan menggunakan mortar proyek dapat menghilangkan banyak faktor risiko yang berasal dari rendahnya kualitas Pasangan bata dan plester.




Bangunan Sehat

Fungsi utama dari perumahan untuk menyediakan tempat berlindung yang tahan lama dan tidak ada kebocoran air ke ruangan

Banyak rumah dan bangunan bocor karena metode konstruksi yang buruk atau penggunaan bahan berkualitas rendah.

Dinding eksternal yang retak akan menarik air ke dalam tembok yang dapat membuat area basah di dinding dalam.

Kelembaban yang terus menerus akan membentuk bintik-bintik hitam jamur. Hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius seperti alergi, serangan asma dan masalah pernapasan lainnya.


Untuk menghindari masalah retak, rembesan yang menimbulkan jamur harus menggunakan mortar bata Pasangan, Plester dan acian serta menggunakan kualitas cat akrilik 100% untuk dinding luar.

Memperbaiki kelembaban :
 Cari penyebab kebocoran/ rembesan kemudian lepaskan plester /acian dan cat nya.
 Kupas plaster/acian/cat yang sudah terkontaminasi jamur
3.   Bersihkan pasangan bata/plaster/acian dengan sikat yang tidak terkontaminasi 
      tambahkan sedikit disinfektan pada airnya untuk pencegahan.
4.   Setelah kering utamakan perbaiki dinding luar terlebih dahulu
5.   Perbaiki menggunakan produk mortar yang terbaik, khusus acian gunkana TR-30 Acian Putih, jangan gunakan semen biasa yang bisa membuat retak dan masalah yang sama.

Umumnya di Indonesia mengaci menggunakan semen murni, hal ini dapat mudah menyebabkan retak dan lepas serta merusak permukaan cat. Hal ini tidak direkomendasikan, semen bekerja terbaik ketika dicampur dengan pasir, batu atau kalsium karbonat. Semen murni terlalu kuat dan tidak fleksibel ketika digunakan sebagai acian.

Aplikasi acian tradisional hanya dengan semen murni dapat merusak kulit tukang tersebut. Semen mempunyai alkali yang tinggi harus selalu dicuci dari kulit anda, tetapi aplikasi acian yang menggunakan roskam/alat sangat kecil memungkinkan tangan mereka terus-menerus kontak dengan semen murni.

Solusi terbaik Indocement mengeluarkan produk TR-30 Acian Putih yang tidak merusak kulit pekerja. Acian fleksibel dengan kekuatan ikatan yang tinggi dan aplikasi jauh lebih cepat daripada semen murni. Hal ini juga jauh lebih murah dan tahan lama. Ini adalah pilihan terbaik bagi lingkungan dan kesehatan rumah Anda.