03 Desember, 2014

Pelatihan Tukang - Tulungagung dan Kediri, Jawa Timur

Technical Engineer Respati menjelaskan TR30
100 Tukang Semen bergabung dengan hari pelatihan Tiga Roda PCC dan Mortar di Tulungagung dan Kediri pada tanggal 9 dan 10 Oktober.






01 Oktober, 2014

Traditional, Heritage and Contemporary

Metode membangun dinding dalam sepanjang sejarah Indonesia sekarang telah berubah, menyesuaikan dengan bahan baku yang ada supaya lebih ekonomis dalam membangun.

Traditional
Keraton, Yogyakarta 1790
Periode adat tradisional sebelum kolonialisme Belanda pada masing-masing wilayah di Indonesia sudah mengembangkan gaya arsitektur yang jelas. Desain rumah adat tradisional dapat mudah dikenali dari gaya atap rumah mereka. 

Konstruksi dinding mirip dengan frame kayu dan panel kayu atau panel anyaman. 

Sayangnya, dinding kayu yang ringan tersebut tidak dapat bertahan lama dari waktu ke waktu, sehingga banyak rumah adat tradisional yang sudah tidak asli atau bertahan lagi.
Borobadur Temple, Yogyakarta 900

Banyak bangunan penting dibangun dari batu, seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan atau Pura Hindu di Bali. 

Key Joint
Interlocking
Kapur, marmer, granit dan batu keras lainnya dipotong  secara akurat dan diletakkan tanpa celah. Blok  batu tersebut disusun bersama-sama menggunakan sistem ikatan, (inter locking) sehingga mempunyai kekuatan tinggi dan fleksibilitas untuk tahan terhadap gempa yang kuat.



Heritage
Losari Coffee Plantation, Magelang, Jawa Tengah
Periode Kolonial Belanda tahun1600-1942 memperkenalkan bangunan dinding dengan gaya Eropa. Gedung-gedung pemerintah dan pemilik perkebunan yang kaya menggunakan bata dari tanah liat dalam membangun dinding setelah itu dinding diplester kemudian diaci/ skimcoat 

Sistem dinding seperti ini bukan ditemukan oleh orang Romawi, tetapi insinyur mereka lah yang mempelajari bagaimana membangun dinding menggunakan bata. Di Eropa banyak dinding bata Romawi masih berdiri setelah 2.000 tahun. 

Romani Tahun 70. Bata merah, plester dan acian.

Di Indonesia ada juga beberapa bangunan bata yang masih terawat dalam kondisi baik setelah 300 tahun.









Bata Merah, Plester dan Acian dari periode Belanda.
Tahun 1800














Bata Merah dari Periode Romani Tahun 300.










Bata Merah dari Jakarta 2013. Pasangan Bata dengan pasir dan semen.











Contemporary


Tidak banyak yang berubah setelah lebih dari 2.000 tahun sejak Romawi di Eropa membangun tembok batu bata dari tanah liat. Semen diperkenalkan ke perumahan tahun 70- an dan Kolom Praktis tahan gempa diperkenalkan di tahun 80-an. 


Selama hampir 40 tahun terakhir ini kualitas bangunan rumah kita sangat buruk dengan banyak retak, kebocoran dan tidak tahan lama  sebelum jadwal renovasi. 

10 tahun terakhir ada pengenalan generasi baru bahan bangunan dan persyaratan untuk kualitas yang lebih baik dalam membangun. Perubahan ini termasuk:

Dinding Bata Ringan
Mortar untuk Thinbed, Plaster and Acian (skimcoat)
Gypsum Board and GRC Board

Atap baja rindan

Dalam waktu dekat kita akan melihat produk baru lainnya seperti  perekat lantai, waterproofing mortar, kaca dan sistem dinding aluminium sistem dan beton cetak (precast).


Bata Ringan dan pasangan tipis "Thinbed"
Bata Merah dengan pasangan bata.
Plester dan Acian Putih

















“Mortar is changing the quality standard of Indonesian Building”



Some Styles Last Forever


Greek corinthian columns, Roman arches, Saracen ceramic and glass tiling.
Palazzo dei Normanni, Palermo, Italy - 1072


















Greek corinthian columns, Roman arches, Italian blue tile facade.
House in South Jakarta, Indonesia - 2013

17 Juli, 2014

Tiga Roda Wins Top Brand Awards 2014



Indocement telah memenangkan penghargaan "Top Brand 2014" untuk Semen dan Mortar. Brand Awareness Mortar Tiga Roda menempati urutan pertama dengan 60,3% dan tempat kedua oleh Mortar Utama dengan 12,5%. Sekarang terdapat lebih dari 40 perusahaan mortar di Indonesia dan kami bangga atas penghargaan "Top Brand 2014" dengan produk kami yang sangat sukses yaitu    TR-30 Acian Putih.

15 Juli, 2014

Aplikasi yang Terbaik dari TR-30 ACIAN PUTIH


Mesjid Jami At-Taqwa, Kuningan, Jawa Barat

Setelah sebelumnya banyak masalah hanya menggunakan acian semen saja pada bangunan mesjid yang unik di daerah Kuningan, akhirnya mereka memutuskan menggunakan TR-30 Acian Putih untuk hasil yang lebih baik. TR-30 yang mereka gunakan untuk dinding dalam dan luar  serta kubah mesjid dengan menggunakan tambahan produk bonding agent agar lebih tahan air.




Salah satu keunggulan menggunakan acian putih  terlihat dari hasil lukisan langit-langit dalam kubah yang bergambar awan dan tulisan kaligrafi.
Hasil aplikasi lebih cerah dan tidak ada retak, acian luar yang terekspose pada kubah masjid dengan tambahan bonding agent  walaupun belum di cat selama 3 bulan hasilnya tetap baik. Kubah tersebut akan dicat dengan warna emas.
Kontraktor sangat bahagia dengan hasil dari TR-30 Acian Putih dan bercerita bagaimana mudahnya menggunakannya.

Smart Building Construction



Bangunan moderen serba otomatis, sensitif terhadap cuaca,mempunyai akses dan sistem keamanan yang baik merupakan salah satu konsep baru untuk bangunan di Indonesia yang suatu saat akan populer. Sistem diatas tidak akan berjalan baik apabila kualitas dari bangunan itu sendiri tidak baik.




Struktur Beton + Mortar

Mortar Plester 8mm - 15mm
Mortar Acian 1.5mm
Acian Skimcoat mortar kualitas tingih dengan polimer tahan air.
Cat External 100% Akrilik

Rumah di Azores - House on the Flight of Birds by Bernado Rodrigues,  Photo by Iwan Baan


 Tahan lama

Mortar yang digunakan harus memiliki fleksibilitas dan kekuatan ikatan yang baik sesuai dengan bangunan yang dirancangkan. Kekuatan tahan lama bangunan tergantung pada aplikasi, terutama produk seperti waterproofing dan perekat ubin harus bisa bertahan lebih dari 20 tahun tanpa kerusakan apapun.  Tahan terhadap pergerakan normal bangunan termasuk terhadap perubahan suhu, pergerakan orang, mobil di dalam gedung dan muai susut bahan bangunan itu sendiri. Pergerakan yang terlalu ekstrim tak terduga (gempa) terhadap struktural masih akan menyebabkan retak dan runtuh.

Rumah Sehat
Plester dan Acian dinding harus kering mencegah air tidak terjebak didalamnya. Begitu pula dengan cat harus memiliki karakteristik bernapas ( breathable paint ), terutama di iklim lembab.
Desain yang tepat untuk dinding eksternal dan struktur atap harus tahan air, dengan menggunakan mortar yang  tahan air dan menggunakan weather shields cat. Dinding yang lembab tidak sehat bagi keluarga dan dapat menyebabkan masalah pernapasan dari lumut dan jamur di dinding.

Kualitas Cat
Cat yang berkualitas membutuhkan mortar yang baik seperti TR 30 Acian Putih, untuk membuat ikatan yang baik dan untuk mencegah masalah dari alkali.  Kualitas dan warna cat akan lebih tahan lama  serta tetap terlihat cerah apabila menggunakan acian yang berkualitas.

Masalah Organik pada Pasir
Banyak pasir alam mempunyai kandungan organik yang tinggi yang berasal dari  kayu dan daun busuk. Masalah ini apabila setelah diplaster akan mengakibatkan noda organik  kemudian akan tumbuh jamur yang berakibat buruk pada kesehatan kita. Spesifikasi dari SNI kadar organik dari pasir alam harus nol tetapi hal ini sedikit sulit. Kualitas pasir yang baik untuk mortar berasal dari batuan yang dibuat pasir (crushed rock).

Quality Control
Produksi mortar di pabrik dengan prosedur test dan kualitas yang  konsisten. Didalamnya mengandung aditif yang memberikan hasil produk yang baik dan mudah di aplikasikan.

Ramah Lingkungan

Penggunaan mortar yang lebih sedikit dibandingkan  plaster dan acian tradisional membuat mortar lebih efisien dan berkualitas. Faktor diatas membuat mortar menjadi penting dan menjadikannya produk yang ramah lingkungan.