28 Juli, 2009

Kelapa Gading Project

1. Rumah di Kelapa Gading


White Mortar TR30 digunakan untuk semua acian baik di dalam maupaun di luar bangunan berlantai tiga. Diaplikasikan dengan kualitas baik pada plesteran yang menggunakan semen PCC Tiga Roda dengan perbandingan 1 semen : 3 pasir. Sebagian besar dinding menggunakan bata merah dan beberapa dinding menggunakan bata ringan. Pada kolom dan balok beton dilapis plesteran sebelum dilakukan acian menggunakan White Mortar TR30.

2. Result

Hasil acian sangat bagus, dengan tebal acian 1,5 – 2 mm.

Pegerjaanya lebih cepat dibandingkan acian semen abu2. Hasil acian pada dinding lantai satu kurang halus karena tukang masih belajar cara terbaik menggunakan White Mortar TR30.

Mandor sangat senang dengan TR30 karena memberikan hasil yang baik dan lebih cepat pengerjaanya, dua kali lebih cepat dibandingkan semen abu2. Bahkan mampu menyelesaikan acian dinding dengan ukuran 5 m x 10 m dalam sekali pengerjaan.

Mandor menggunakan roskam kayu dan ha

silnya sangat bagus.


2.1 Conduit Cracks

Terdapat beberapa keretakan mengikuti jalur pipa air kotor, pipa listrik, dan sambungan antara dinding bata dengan kolom. Hal ini disebabkan oleh gerakan bangunan dan penyusutan plesteran dimana acian tidak mempunyai kekuatan untuk menahan. Untuk mengatasi masalah ini retakan harus dibobok, dibasahi, kemudian diplester lagi dengan adukan yang lebih kuat dan flexible. Untuk mendapatkan kualitas lebih baik disarankan semen dicampur dengan lem putih.

Sering conduit diisi dengan campuran yang kurang kuat dan dilakukan hanya beberapa hari sebelum dilakukan acian. Dengan penyusutan dan gerakan di sekitar conduit akan menyebabkan retak jika acian dilakukan terlalu dini atau jika plesteran tidak kuat. Secara umum plesteran terjadi penyusutan pada umur 2 Minggu pertama.


2.2 Concrete Joint Cracks

Sambungan antara dinding bata dan beton mempunyai gerakan yang berbeda sehingga sering terjadi retak. Jika memungkinkan dibuat alur pada plesteran dan acian ( tali air ) sehingga retakan akan mengikuti alur tersebut sehingga tidak terlihat. Tetapi biasanya para designer / pemilik rumah tidak suka dengan hal tersebut lebih memilih kerataan dinding. Bisa juga dengan memperbanyak stek besi pada sambungan dinding bata dan kolom. Atau dengan menambahkan lem putih sebanyak 10 % pada adukan plesteran untuk memberikan fleksibilitas dan mengurangi keretakan melalui acian.

Keretakan dibobok kemudian diisi dengan White Mortar TR30 dengan ditambahkan 10 % lem putih. Hal ini dapat mengurangi kemungkinan terjadinya retak tetapi kemungkinan terjadinya retak lagi ada sebagai akibat penurunan / gerakan dari bangunan tersebut.


2.3 Boundary Wall Cracks

Seperti terlihat pada photo ada masalah dengan tembok pagar samping garasi yang memiliki banyak keretakan akibat penyusutan di bagian dinding atas. Keretakan yang terjadi di bagian atas tembok mengakibatkan air masuk dan keluar melalui retak rambut pada acian dan meninggalkan noda pada retak rambut. Untuk mengatasi hal tersebut bagian atas dinding harus waterproof harus dilapisi Aquaproof, atau dengan menambahkan lem putih pada plesteran / acian. Sehingga air tidak masuk ke dalam tembok Juga harus dibuat sedikit kemiringan untuk memudahkan air mengalir.

Retak diagonal adalah karena masalah pada pondasi. Ini adalah batas dinding dengan tetangga dan bukan bagian dari struktur bangunan dan kemungkinan dibangun atas dasar pondasi lama. Keretakan yang tidak terlalu lebar menunjukan gerakan hanya sedikit.

Untuk menyelesaikan masalah disarankan waterproofing bagian atas dinding dengan menambahkan 10 % lem putih pada White Mortar TR30 dan 5 % lem putih + White Mortar TR30 untuk acian dinding samping.


2.4 Shrinkage Cracks

Pada salah satu dinding kamar mandi di lantai atas menunjukan terjadinya retak rambut dengan pola kulit telur. Seperti dapat dilihat dalam photo, retakan mengikuti pola retak pada plesteran hal ini bisa disebabkan karena acian terlalu cepat kering atau plesteran terlalu basah acian sudah dilakukan. Jika acian dilakukan tetapi terjadi penyusutan keretakan yang akan ditampilkan melalui acian. Hal ini muncul sebagai retak rambut di White Mortar TR30 dan akan hilang setelah dilakukan pengecatan.


3. Kesimpulan

Proyek ini merupakan contoh yang baik penggunaan White Mortar TR30 dan beberapa masalah yang timbul karena factor external yang dapat diselesaikan. Tukang yang telah mampu menerapkan produk dan tanpa pengalaman sebelumnya dengan TR30 dengan menggunakan roskam kayu. Kami menyarankan menggunakan roskam besi atau pralon dan digosok menggunakan Styrofoam, tetapi mereka menunjukan walaupun dengan metode tradisional bisa mendapatkan hasil yang baik.