18 Agustus, 2009

Proyek Menteng Jakarta

1. Kondisi Proyek

Proyek rumah tinggal di Menteng telah menerapkan penggunaan White Mortar TR30 dengan kualitas sangat baik. White Mortar digunakan pada plesteran dinding bata ringan .

Mereka menggunakan cara yang berbeda dengan yang biasa dilakukan untuk acian White Mortar TR30 tetapi hasilnya sangat bagus. Rumah tersebut memiliki dinding yang lebar dan tinggi , dan pemilik rumah menghendaki dinding tersebut rata.

2. Cara Aplikasi

Pencampuran dilakukan dengan menggunakan mesin bor dimana pengaduknya terbuat dari besi beton yang ujungnya dibuat bulat, seperti terlihat pada photo. Komposisi campuran 2 mortar : 1 air, hasilnya sangat homogen dan lebih sedikit penggunaan air dibandingkan dengan pencampuran manual.

Kualitas plesteran sangat baik, rata, kering, dan umur plesteran lebih dari dua minggu.

Mereka membasahi plesteran sekitar satu jam sebelum dilakukan acian dan dilakukan penyiraman ulang sesaat sebelum dilakukan acian. Hal tersebut dilakukan karena dinding bata ringan lebih banyak menyerap air.

Untuk mendapatkan hasil acian yang rata mereka menggunakan kawat galvanis diameter 1,5 mm sebagai dudukan / tahanan jidar. Caranya kawat tersebut diikatkan dengan erat ke batas acian dinding bawah dan batas acian dinding atas dengan menggunakan paku, posisi kawat harus rapat dengan plesteran. Jarak antara kawat disesuaikan dengan panjang jidar yang digunakan. Acian siap diaplikasikan dan apabila adukan sudah dihamparkan, kemudian diratakan dengan menggunakan jidar (seperti terlihat pada photo. Dengan cara tersebut dihasilkan acian yang rata.

Dengan diameter tali 1,5 mm mendapatkan tebal acian 2 mm sehingga untuk 1 zak @ 40 kg dihasilkan acian seluas 15 m2.

Sehubungan dinding – dinding berukuran lebar dan tinggi, dan tukang tidak ingin ada sambungan acian maka tukang tersebut membasahi plesteran lebih banyak, sehinga diperlukan waktu pengeringan 40-50 menit. Dengan waktu pengeringan yang lama tersebut tukang cukup waktu untuk menyelesaikan acian tersebut dengan hasil baik.

Mereka kemudian memoles acian tersebut dengan roskam kayu degan hasil baik. Saya menyediakan mereka beberapa styrofoam sebagai pengganti roskam kayu untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Roskam kayu akan meninggalkan noda pada acian.

Mereka menggunakan roskam plastik untuk aplikasi acian. Tetapi mereka sangat senang ketika kami coba menggunakan roskam besi panjang hasilnya halus dan lebih cepat.

Pada proyek tersebut untuk semua jalur pipa listrik sudah dipasang sebelum dilakukan plesteran. Sehingga tidak ada keretakan yang disebabkan oleh jalur pipa listrik maupun retak akibat struktur pada acian yang menggunakan White Mortar TR30 tersebut. Untuk dinding luar menggunakan acian tradisional dan terdapat keretakan di beberapa tempat.

Sebelumnya tukang pada proyek tersebut memoles acian dengan menggunkaan roskam plastik warna hitam tetapi hasilnya terdapat noda-noda hitam / gelap. Untuk memoles acian yang terbaik adalah menggunakan Styrofoam.


3. Kesimpulan

Proyek tersebut merupakan contoh dari beberapa tukang yang terampil, walaupun mengaplikasikan White Mortar dengan cara yang berbeda tetapi hasilnya sangat baik.

Tukang dan pengawas memahami bagaimana cara untuk mencapai kualitas yang baik. Dan yang penting bagaimana / sejauhmana membasahi plesteran untuk menyesuaikan pengaturan waktu acian.