30 Agustus, 2010

Berbagai Permasalahan pada Plaster yang Berasal dari Pasir

Kualitas pasir yang rendah dapat menyebabkan retak dan timbul noda yang terjadi pada acian dan cat



Pasir alam yang ditambang dari sungai mempunyai endapan lumpur,memiliki banyak kotoran dan sama halnya dengan paris berasal dari pantai banyak terkontaminasi bahan-bahan yang dapat membuat masalah pada plaster dan acian. Pasir terbaik untuk mortar (campuran adukan semen-pasir instan) harus mempunyai gradasi yang baik, kadar lumpur yang rendah,kandungan bahan organik rendah dan bentuk potongan pasir yang kuat.
Masalahnya sebagian  besar pasir di Indonesia mempunyai kualitas rendah dan banyak yang tidak sesuai dengan SNI 03-6820-2002. Masalah-masalah yang umum sering terjadi adalah:
Kadar lumpur 
Standar SNI maksimal 5% kadar lumpur yang tinggi dapat menyebabkan retak dan susut.Sebagai perumpamaan adalah sawah,lumpur akan mengembang ketika basah pada musim hujan dan pada musim kemarau saat kering  lumpur akan menyusut dan terjadi retak yang dalam.Hal yang sama juga dapat terjadi pada plaster,kadar lumpur yang tinggi dapat menyebabkan kekuatan ikatan menjadi lemah dan banyak retak pada plaster. Untuk menguji kadar lumpur campurkan pasir dengan air dalam gelas dan kemudian kocok selama 1 menit. Biarkan pasir untuk mengendap selama 2-3 jam. Endapan halus yang terbentuk dapat dilihat sebagai lapisan lumpur di atas pasir.
Kadar Organik
Standar untuk SNI adalah "Tidak ada kandungan Bahan Organik" 
Bahan organik berasal dari pohon-pohon dan dedaunan yang telah tercampur dalam pasir dan biasanya sudah membusuk. Kandungan kadar organik tinggi dapat mengurangi kekuatan semen terutama berbahaya untuk kekuatan beton. Dalam mortar bahan organik akan mengurangi kekuatan ikatan dan akan terlihat sebagai noda coklat atau kuning di acian dan cat. 
Garam 
Pasir pantai sebaiknya tidak digunakan, kecuali jika dicuci dahulu dan bebas dari kadar garam.Penggaraman akan menimbulkan korosi pada logam dan kerusakan pada cat. 
Gradasi Pasir
Tabel gradasi pasir pada SNI menentukan ukuran maksimum dan minimum pasir. Pasir yang berukuran cenderung sama yang terlalu kasar atau terlalu halus akan memiliki kekuatan yang rendah pada plaster dan mudah terjadi retak. 
Acian Quality - Untuk plester kualitas terbaik selalu menggunakan pasir kualitas yang baik dicampur dengan Semen Tiga Roda dan acian dengan TR30 Acian Putih.