02 Mei, 2016

Kualitas Terbaik

“Kunci untuk mendapatkan hasil yang berkualitas dimulai dengan perencanaan dan pengawasan yang baik. Ketika saya melihat proyek yang berkualitas selalu ada manajer yang baik dalam mengontrol kualitas.”



Kualitas Terbaik 
Kadar box listrik sama dengan Acian Putih dan conduit dalam bata.
Perencanaan dan Pengawasan

Bangunan yang berkualitas merupakan proses yang menghubungkan pekerjaan dalam urutan yang benar. Pekerjaan harus dilakukan dengan benar sehingga tahap berikutnya juga dapat melanjutkan dengan baik. Daftar ini jauh dari lengkap tetapi dapat dijadikan panduan pada beberapa masalah yang umum terjadi:

1. Bata harus harus dipasang lurus dengan kolom praktis terikat pada bata dan beton diatas dan dibawah. Jika tembok tidak lurus plester akan terlalu tebal.
2. Semua saluran listrik, kotak saklar dan A/C harus dipotong masuk ke dalam bata/bata ringan dan diisi dengan bahan plester.    
 “SEBELUM PLESTER DINDINGNYA”


Kualitas Kurang Baik
Saluran  konduit harus dipotong pada batu bata.
Hal ini dapat menyebabkan retak pada plester
 dan acian dinding luar ini harus memiliki Kolum Praktis.
Di atas pintu seharusnya ada balok beton.



3. Bangunan bertingkat harus memiliki kolom struktural dan balok. Pasangan bata harus memiliki Kolum Praktis mengikat pada beton diatas dan dibawah. 4. Aduk homogen dengan pasir baik dan perbandingan betul. Lebih baik dengan molen.




 Kualitas Terbaik 
Proyek ini ada Hasil Terbaik  untuk Pasangan dan Plester
Campuran dua jenis pasir, 1 kasar dan 1 halus
Pasangan Bata Perbanding 1 semen : 6 Pasir
Plester Perbanding 1 Semen: 4 Pasir


5. Plaster seharusnya memiliki ketebalan 15mm untuk bata merah dan 10mm untuk Bata Ringan.
6. Pintu dan jendela harus dipasang sebelum Plester agar memudahkan dalam hal perataan.
7. Sebelum aplikasi Acian atap harus dipasang dan plester luar sudah dikerjakan.


Kualitas Terbaik 
Kusen jendela dan pintu sudah terpasang.
Atap sudah terpasang.
Rangka untuk plafond terpasang diatas plester.
Plester rata dan sudah kering >2minggu.
Tali air terpotong ke  kusen pintu.

8. Pasang besi frame buat atap pada plaster sebelum acian dan bersihkan lantai kerja sebelum aplikasi acian.
9. Aplikasikan TR-30 Acian Putih ketika dinding plaster sudah kering setidaknya 2 minggu. Kandungan air pada dinding harus minimal/kering dan stabil sebelum aplikasi acian.
10. Buatlah alur "Tali Air" di sekitar pintu atau yang bergabung antara beton/baja/kayu dan dinding bata.
11. Tali Air harus membentuk alur 5mm di Acian Putih untuk memungkinkan retak atau celah-celah yang terjadi karena pergerakan bahan yang berbeda.
12. Acian putih harus diaplikasikan dengan ketebalan 1-3 mm khusus pada sudutan  harus diperhatikan, plesteran sudut harus lurus dan lancip agar acian tidak terlalu tebal pada ujungnya.

Kualitas Kurang Baik
Saluran konduit harus sudah terpasang  sebelum Plester.
Resiko retak dan tidak rata
Konduit yang ditutup dengan Acian semen biasa hasilnya tidak rata dan akan retak.
Rangka untuk Plafond atap harus dipasang sebelum Acian Putih.


13. Pasangan bata dan plester harus memiliki jarak 10mm dibawah balok beton untuk mengantisipasi pergerakan pada bangunan bertingkat. Boleh isi dengan material lemah. contoh styrofoam atau karet.

Harus ada Jarak 10mm dibawah balok
Jarak isi dengan styrofoam




Kualitas Kurang Baik
Dinding yang terbuka (belum ada atap) terkena hujan dan matahari langsung bisa menyerap air ke dalam dinding. Air dalam dinding yang  keluar akan membuat retak dalam Acian. 
Dinding yang terbuka harus ada “waterproofing”.  Aditif  Waterproofing lebih baik dicampurkan kedalam Acian Putih dan pembuatan profilan bisa menggunakan Acian Putih ditambah aditif waterproofing.